Catatan Olimpiade Jaringan 2017

Olimpiade Jaringan Mikrotik – APJII 2017 adalah event lomba antar SMK-TKJ tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Mikrotik Indonesia dan APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) yang memperebutkan hadiah total 60 Juta Rupiah. Event ini pertama kali diselenggarakan tahun 2016, dan direncanakan setiap tahun dilaksanakan.

Babak penyisihan dilaksanakan di 6 kota besar di Indonesia:

  1. Makasar (Wil Sulawesi, Maluku, Papua) | 12 Sep 2017 | 54 Peserta
  2. Surabaya (Wil Jatim, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara) | 14 Sep 2017 | 50 Peserta
  3. Pekanbaru (Wil Sumatera kecuali Lampung) | 19 Sep 2017 | 35 Peserta
  4. Semarang (Wil Jateng dan DIY) | 23 Sep 2017 | 54 Peserta
  5. Bandung (Wil Jabar kecuali Jabodetabek) | 26 Sep 2017 | 54 Peserta
  6. Jakarta (Wil Jabodetabek, Banten, dan Lampung) | 28 Sep 2017 | 48 Peserta

Babak final akan dilaksanakan di Royal Ambarrukmo Hotel, Yogyakarta, 26 Oktober 2017

Penyisihan di Bandung kemarin memberikan kesan dan catatan bagi siswa saya (Ibnu Alpajar dan Krishna Aditya Irawan). Karena siswa saya mampu meyisihkan 45 sekolah lain. Walaupun hanya sampai di babak 9 besar saja. Hal ini sangat mengejutkan banyak sekolah lain, beberapa sekolah yang berasal dari Kab/ Kota Cirebon seakan tidak percaya ketika nama SMKN 1 Gebang disebut.

Mengejutkan, karena beberapa sekolah (kota/ kab cirebon) sudah mempersiapkan jauh-jauh hari, bahkan hampir satu tahun mempersiapkan siswa untuk mengikuti event ini.

Sementara kami, hanya dengan sedikit persiapan, waktu yang amat sangat singkat (selesai prakerin baru diinformasikan ke siswa), dan baru pertama kali mengikuti event ini (sebagai catatan, ada sebagian peserta yang tahun kemarin pernah mengikuti event ini).

Akan tetapi diluar dugaan, Allhamdulillah, siswa mampu, masuk dalam 9 besar. Hanya saja ketika di babak 9 besar, kondisi mental siswa kita belum sepenuhnya ‘siap’. Di depan dewan juri, juru kamera, dan puluhan peserta lain siswa kita terlihat ‘demam panggung’, yang sedikit membuat siswa tidak bisa berkonsentrasi.

Catatan dari Kami:

  • Event lomba seperti ini baik sekali untuk meningkatkan kompetensi siswa. Kami sarankan agar Olimpiade Jaringan ini wajib kita ikuti setiap tahun. Tidak hanya untuk jurusan TKJ saja, semua jurusan. Siswa kita harus dibiasakan mengikuti kegiatan-kegiatan seperti ini, baik di bidang akademik maupun non-akademik
  • Siswa kita harus sering diberikan motivasi, soft skill, ‘ilmu kehidupan’ yang tidak diajarkan di buku
  • Memotivasi siswa supaya rajin belajar dan menggali rasa ingin tahu tentang segala hal. Belajar bisa dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja
  • Belajar memahami arti menang dan kalah. Jika menang herus tetap membumi, karena sejatinya di atas langit masih ada langit. Kalahpun tidak boleh patah arang
  • Mengikuti lomba-lomba dapat mempertebal rasa percaya diri siswa, belajar mengatur waktu, dan skala prioritas
  • Belajar tentang kerja keras, kegigihan, dan kesabaran
  • Terima kasih kami sampaikan kepada Kepala Sekolah, Bapak/ Ibu guru, Bapak/ Ibu guru Produktif,  dan semua pihak yang telah membantu kami mengikuti Olimpiade Jaringan ini.

Semoga di tahun depan, SMKN 1 Gebang mampu menjadi wakil Jawa Barat untuk maju ke Babak Final di Olimpiade Jaringan 2018. Amiinn. 

Add Comment